12/16/12

Efek Kortisol,Estrogen,Progesteron dan Prolaktin terhadap Mammae Saat Laktasi



             Di bawah pengaruh lingkungan hormonal yang terdapat selama kehamilan, kelenjar mamaria yang mengembangkan struktur dan fungsi kelenjar internal yang diperlukan untuk menghasilkan susu. Payudara yang mampu menghasilkan susu memiliki anyaman duktus yang semakin kecil yang bercabang dari puting payudara dan berakhir di lobulus. Setiap lobulus terdiri dari sekelompok kelenjar mirip kantung yang dilapisi oleh epitel dan menghasilkan susu serta dinamai alveolus. Susu dibentuk oleh sel epitel kemudian disekresikan ke dalam lumn alveolus, lalu dialirkan oleh duktus pengumpul susu yang membawa susu ke permukaan puting payudara.
            Selama kehamilan, estrogen kadar tinggi mendorong perkembangan ekstensif duktus payudara, sementara progesteron kadar tinggi merangsang pembentukan alveolus-lobulus payudara. Peningkatan konsentrasi prolaktin (suatu hormon hipofisis anterior yang dirangsang oleh peningkatan kadar estrogen) dan human chorionic somatomammotropin (suatu hormon plasenta yang memiliki struktur serupa dengan hormon pertumbuhan dan prolaktin) juga ikut berperan dalam perkembangan kelenjar mamaria dengan menginduksi sintesis enzim-enzim yang dibutuhkan untuk memproduksi susu. Ada juga kortisol yang berperan dalam pertumbuhan kelenjar payudara selama massa kehamilan berlangsung. Hal ini dipersiapkan untuk menunjang laktasi saat bayi lahir nanti.
Sumber :
a.      Sherwood, Lauralee. 2012. Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem Ed 6.  Jakarta : EGC

b.    Rachmadan,2012, Fisiologi Pengeluaran Air Susu Ibu, (serial online), http://www.rachmadan.com/2012/04/fisiologi-pengeluaran-air-susu-ibu.html, (05 November 2012).

No comments:

Post a Comment