3/29/13

I. Anatomi Telinga


                 Telinga terdiri atas telinga luar, telinga tengah atau cavum tympani dan telinga dalam atau labyrinth.

1.1  Telinga luar
Terdiri atas auricula dan meatus acusticus externus.
      Auricula mempunyai bentuk yang khas dan berfungsi mengumpulkan getaran udara. Auricula mempunyai otot intrinsik dan ekstrinsik, keduanya disarafi oleh N. Facialis.

      Meatus acusticus externus adalah tabung berkelok yang menghubungkan auricula dengan membrana tympani. Tabung ini berfungsi menghantarkan gelombang suara dari auricula ke membrana tympani.
      Meatus dilapisi oleh kulit dan sepertiga bagian luarnya mempunyai rambut, kelenjar sebacea dan glandula ceruminosa. Saraf sensorik yang melapisi kulit pelapis meatus berasal dari n. Auriculotemporalis dan ramus auricularis n. Vagus. Aliran limfe menuju nodi parotidei superficiales, mastoidei dan cervicales superficiales.

1.2  Telinga Tengah (Cavum Tympani)
Telinga tengah adalah ruang berisi udara di dalam pars petrosa osis temporalis yang dilapisi oleh membrana mucosa. Ruang ini berisi tulang-tulang pendengaran yang berfungsi meneruskan getaran membrana tympani (gendang telinga) ke perilympha telinga dalam.
      Telinga tengah mempunyai atap, lantai, dinding anterior, dinding posterior, dinding lateral dan dinding medial.
      Atap dibentuk oleh lempeng tipis tulang, yang disebut tegmen tympani, yang merupakan bagian dari pars petrosa ossis temporalis. Lantai dibentuk oleh lempeng tipis tulang, yang tidak lengkap dan mungkin sebagian diganti oleh jaringan fibrosa.
      Bagian bawah dinding anterior dibentuk oleh lempeng tipis tulang yang memisahkan cavum tympani dari a. Carotis interna. Di bagian atas dinding posterior terdapat sebuah lubang besar yang tidak beraturan, yaitu aditus ad antrum. Di bawah terdapat penonjolan yang berbentuk kerucut, sempit, kecil disebut pyramis. Dari puncak pyramis ini keluar tendo m. Stapedius. Sebagian besar dinding lateral dibentuk oleh membrana tympanica.
      Membrana tympani adalah membrana fibrosa tipis yang berwarna kelabu mutiara. Membrana ini terletak miring, menghadap ke bawah, depan dan lateral. Pada dasar cekungannya terdapat lekukan kecil, yaitu umbo, yang terbentuk oleh ujung manubrium mellei.
      Dinding medial dibentuk oleh dinding lateral telinga dalam. Bagian terbesar dari dinding memperlihatkan penonjolan bulat, disebut promontorium, yang disebabkan oleh lengkung pertama cochlea yang ada di bawahnya. Di atas dan belakang promontorium terdapat fenestra vestibuli, yang berbentuk lonjong adan ditutupi oleh basis stapedis. Di bawah ujung posterior promontorium terdapat fenestra cochlea, yang berbentuk bulat dan ditutupi oleh membrana tympani secundaria.

Ossicula Auditus (Tulang-tulang pendengaran)

Ossicula auditus adalah malleus, incus dan stapes.
      Malleus adalah tulang pendengaran terbesar, dan terdiri atas caput, collum, processus longum atau manubrium, sebuah processus anterior dan processus lateralis.
      Caput mallei berbentuk bulat dan bersendi di posterior dengan incus. Collum mallei adalah bagian sempit di bawah caput. Manubrium mallei berjalan ke bawah dan belakang dan melekat erat pada permukaan medial membrana tympani. Processus anterior adalah tonjolan tulang kecil yang dihubungkan dengan dinding anterior cavum tympani oleh sebuah ligamen.
      Incus mempunyai corpus yang besar dan dua crus. Corpus incudis berbentuk bulat dan bersendi di anterior dengan caput mallei. Corpus longum berjalan ke bawah di belakang dan sejajar dengan manubrium mallei. Crus breve menonjol ke belakang dan dilekatkan pada dinding posterior cavum tympani oleh sebuah ligamen.
      Stapes mempunyai caput, collum, dua lengan dan sebuah basis. Caput stapedis kecil dan bersendi dengan crus longum incudis. Collum berukuran sempit dan merupakan tempat insersio m stapedius.

1.3  Telinga Dalam atau Labyrinthus

Labyrinthus terletak di dalam pars petrosa ossis temporalis, medial terhadap telinga tengah dan terdiri atas (1) labyrinthus osseus, tersusun dari sejumlah rongga di dalam tulang dan (2) labyrinthus membranaceus, tersusun dari sejumlah saccus dan ductus membranosa di dalam labyrinthus osseus.

Labyrinthus Osseus

Labyrinthus osseus terdiri atas tiga bagian : vestibulum, canalis semicircularis dan cochlea. Ketiganya merupakan rongg-rongga yang terletak di dalam subtantia compacta tulang dan dilapisi oleh endosteum serta berisi cairan bening, yaitu perilympha, yang didalamnya terdapat labyrinthus membranaceus.
      Vestibulum, merupakan bagian tengah labyrinthus osseus, terletak posterior terhadap cochlea dan anterior terhadap canalis semicircularis. Pada dinding lateralnya terdapat fenestra vestibuli yang ditutupi oleh basis stapedis dan ligamentum annularenya dan fenestra cochlea yang ditutupi oleh membrana tympani secundaria. Di dalam vestibulum terdapat sacculus dan utriculus labyrinthus membranaceus.
      Cochlea berbentuk seperti rumah siput dan bermuara ke dalam bagian anterior vestibulum. Umumnya terdiri atas satu pilar sentral, modiolus cochleae dan modiolus ini dikelilingi tabung tulang yang sempit sebanyak dua setengah putaran.

Labyrinthus Membranaceus

Labyrinthus membranaceus terletak di dalam labyrinthus osseus dan berisi endolympha dan dikelilingi oleh perilympha. Labyrinthus membranaceus terdiri atas utriculus dan sacculus, yang terdapat di dalam vestibulum osseus; tiga ductus semicircularis, yang terletak di dalam canalis semicircularis osseus; dan ductus cochlearis yang terletak di dalam cochlea.
      Utriculus adalah yang terbesar dari dua buah saccus vestibuli yang ada, dan dihubungkan tidak langsung dengan sacculus dan ductus endolymphaticus oleh ductus utriculosaccularis.
      Sacculus berbentuk bulat dan berhubungan dengan utriculus. Ductus endolymphaticus, setelah bergabung dengan ductus utriculosaccularis akan berakhir di dalam kantung buntu kecil, yaitu saccus endolymphaticus.
      Ductus semicircularis meskipun diameternya jauh lebih kecil dari canalis semicircularis, mempunyai konfigaris yang sama. Ketiganya tersusun tegak lurus satu terhadap lainnya, sehingga ketiga bidang terwakili.
      Ductus cochlearis berbentuk segitiga pada potongan melintang dan berhubungan dengan sacculus melalui ductus reuniens. Epitel sangat khusus yang terletak di atas membrana basilaris membentuk organ corti (organ spiralis) dan mengandung reseptor-reseptor sensorik untuk pendengaran.

Daftar Pustaka : 
     Snell RS. 2006. Anatomi Klinik untuk Mahasiswa Kedokteran. Ed 6. Jakarta : EGC. 

No comments:

Post a Comment